Palu

Bapenda Palu Maksimalkan Layanan Online Selama Libur Lebaran Idulfitri

×

Bapenda Palu Maksimalkan Layanan Online Selama Libur Lebaran Idulfitri

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA - Kepala Bapenda Kota Palu, Imran Lataha, didampingi Plt Sekretaris Syarifudin, foto bersama jajaran di depan kantor Badan Pendapatan Daerah Kota Palu, Senin, 16 Maret 2026. FOTO: IST

PALU – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palu memastikan pelayanan perpajakan tetap berjalan efektif dalam masa libur panjang dan cuti bersama Idulfitri 1447 H/2026 M.

Layanan tatap muka di loket kantor memang akan diliburkan, namun sistem pelaporan daring (online) dipastikan tetap aktif melayani masyarakat.

​Plt Sekretaris Bapenda Kota Palu, Syarifudin, menjelaskan bahwa operasional loket fisik atau tatap muka akan ditutup sementara mulai Kamis, 18 Maret hingga 24 Maret 2026.

Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tidak khawatir karena seluruh aplikasi pelayanan pajak akan dimaksimalkan agar dapat diakses kapan saja.

​”Terkait dengan 11 jenis pajak, pelaporan secara online tetap dipersilakan. Meskipun loket pembayaran di kantor tutup, semua aplikasi ini bisa kami pantau dari rumah melalui tab pengendali yang dipegang oleh para petugas,” ujar Syarifudin saat memberikan keterangan pada Selasa, 17 Maret.

Syarifudin menekankan bahwa libur panjang bukan berarti pengawasan melemah. Bapenda telah menyiagakan tim verifikator yang bertugas memantau akurasi data yang masuk secara real-time.

Tim ini terbagi dalam dua bidang utama:
• ​Bidang 1: Menangani 9 jenis pajak daerah dengan dukungan 2 orang petugas verifikator.
• ​Bidang 2: Khusus menangani PBB dan BPHTB dengan dukungan 3 orang petugas verifikator.

“Petugas kami tetap mengecek laporan yang masuk, mencocokkannya dengan tren pembayaran sebelumnya untuk memastikan kepatuhan dan keakuratan data. Jadi, wajib pajak kami minta tetap teliti saat melapor agar proses verifikasi tidak memakan waktu lama,” tambahnya.

​Selain pelaporan mandiri, Bapenda juga mengandalkan teknologi Tipping Box atau alat rekam transaksi online yang dipasang di berbagai unit usaha seperti restoran dan hotel. Hingga saat ini, sebanyak 415 alat telah terpasang dari target total 600 unit.

“Alat-alat ini terpantau langsung. Kami menyewa alat ini dari vendor untuk memastikan setiap transaksi terekam dengan transparan, sehingga tidak ada celah bagi wajib pajak untuk tidak patuh meski di hari libur,” tegas Syarifudin.

Petugas Loket Tetap Siaga Tanpa WFA

Menariknya, Syarifudin mengungkapkan bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) tidak diberlakukan bagi 14 petugas operator loket. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pelayanan dan menghindari gejolak di masyarakat.

“Operator loket kami ada 14 orang dan mereka tidak libur (secara sistem operasional). Mereka memiliki pakta integritas untuk tetap siap siaga. Meskipun ada pembagian kerja, intinya pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas utama kami,” pungkasnya.

Adapun pelayanan tatap muka di kantor Bapenda Kota Palu dijadwalkan akan kembali beroperasi normal pada tanggal 25 Maret 2026. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *