Palu

Palu River Side Park: Magnet Ekonomi Baru hingga Jadi Pengendali Banjir

×

Palu River Side Park: Magnet Ekonomi Baru hingga Jadi Pengendali Banjir

Sebarkan artikel ini
MEMANTAU - Wali Kota Hadianto didampingi Wawali Imelda dan jajaran memantau kawasan Palu River Side Park, Kelurahan Baru, Kota Palu, Selasa (14/04/2026). FOTO: IST

PALU – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melaksanakan kegiatan coffee morning bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III pada Selasa (14/04/2026) di kawasan Palu River Side Park, Kelurahan Baru, Kota Palu.

Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu infrastruktur baru yang dibangun oleh pihak BWS Sulawesi III di sekitar Jembatan III, Jalan Wahid Hasyim.

Kawasan ini kini menjadi salah satu ruang publik yang representatif sekaligus penunjang pengendalian banjir di Kota Palu.

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE beserta jajaran, serta Kepala BWS Sulawesi III, Medya Ramadhan bersama jajaran.

Turut mendampingi Wali Kota, yakni Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, SE., M.A.P, Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, S.Sos., MM, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh BWS Sulawesi III dalam memperkuat Kota Palu pascabencana tahun 2018.

Menurut Wali Kota, pembangunan infrastruktur di kawasan Palu River Side Park sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

“Apapun yang dibangun di sini sangat strategis dalam menggerakkan dan mendorong ekonomi masyarakat setempat. Ini luar biasa, dan kami sangat berterima kasih, baik kepada Balai Sungai maupun pihak ketiga seperti JICA. Situasinya semakin segar,” ujar Wali Kota.

Palu River Side Park sendiri dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas masyarakat, seperti lapangan futsal, area jogging di sepanjang bantaran sungai, hingga kolam retensi.

Kolam retensi merupakan salah satu infrastruktur pengendali banjir yang memiliki fungsi penting dalam menampung limpasan air hujan saat debit meningkat.

Berbeda dengan kolam biasa, kolam retensi dirancang untuk menahan air sementara waktu, kemudian melepaskannya secara bertahap ke saluran atau badan air lainnya.

Dengan sistem tersebut, kolam retensi mampu mengurangi risiko meluapnya sungai, saluran drainase, serta meminimalisir genangan di kawasan permukiman.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kota Palu dan BWS Sulawesi III terus terjalin dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Palu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *