PALU – Pemerintah Kota Palu melaksanakan kegiatan buka puasa bersama dengan para Ketua RT dan RW se-Kecamatan Palu Barat dan Kecamatan Tawaeli, pada Rabu (11/03/2026), di Rumah Jabatan Wali Kota Palu.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE, Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, S.Sos., MM, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Palu Barat, Camat Tawaeli, serta para ketua RT dan RW dari kedua kecamatan tersebut.
Buka puasa bersama ini menjadi momentum silaturahmi antara Pemerintah Kota Palu dengan para tokoh masyarakat di tingkat kewilayahan, sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kota Palu mulai mengubah strategi kerja, khususnya dalam hal pembangunan kewilayahan.
Menurut wali kota, pembangunan tidak lagi hanya berfokus pada infrastruktur semata, tetapi mencakup berbagai aspek yang dapat mendorong kemajuan wilayah.
Wali kota mengakui bahwa kondisi anggaran saat ini cukup terbatas karena adanya kebijakan efisiensi.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Palu perlu mengubah strategi pembangunan agar percepatan perbaikan infrastruktur di wilayah-wilayah dapat tetap berjalan.
Jika potensi-potensi yang mampu memicu pertumbuhan ekonomi dapat dibangun dengan cepat, wali kota optimistis hasilnya akan mulai terlihat pada tahun 2028 dan dapat dirasakan secara lebih nyata pada tahun 2029.
“Saya berharap sebelum masa jabatan saya berakhir sebagai wali kota, pekerjaan-pekerjaan besar sudah selesai dan potensi yang mampu menggerakkan ekonomi Kota Palu dapat berjalan dengan baik, sehingga pendapatan asli daerah bisa meningkat,” ungkap wali kota.
Dalam kesempatan tersebut, wali kota juga mencontohkan perkembangan Singapura yang pada era 1970-an memiliki kondisi yang tidak jauh berbeda dengan Kota Palu dari segi karakter wilayah.
Karena itu, Pemerintah Kota Palu ingin membangun ikatan yang kuat dengan tokoh-tokoh masyarakat, termasuk para Ketua RT dan RW, sebagai mitra pemerintah di tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Wali kota menegaskan bahwa RT dan RW merupakan garda terdepan Pemerintah Kota Palu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Apa yang kita capai hari ini tidak lepas dari pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat. Para ketua RT dan RW adalah kepercayaan masyarakat. Mari kita kuatkan pelayanan kita kepada masyarakat,” ajak wali kota.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara pemerintah dan para pemangku kepentingan di tingkat kelurahan semakin solid, sehingga berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif demi kemajuan Kota Palu. (*)











