PALU – Kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Provinsi Sulawesi Tengah untuk masa bakti 2026–2031 resmi bergulir.
Dra. Vanny M. A. Tiwow, M.Sc., Ph.D. kembali dipercaya menakhodai organisasi tersebut setelah resmi dilantik di Palu, Selasa, 21 Juli 2026.
Prosesi pelantikan pengurus baru berlangsung khidmat, yang ditandai dengan penyalaan lilin pelayanan, pembacaan janji pengurus, serta penyerahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan.
Dalam sambutannya, Vanny mengungkapkan rasa syukur atas pesatnya jangkauan PWKI di Sulawesi Tengah. Hingga saat ini, PWKI telah melebarkan sayapnya ke sekitar tujuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC), mencakup Kota Palu, Donggala, Sigi, Tojo Una-Una, Poso, Banggai Kepulauan, hingga Banggai Laut.
”PWKI hadir untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan kaum wanita Kristen Indonesia dalam sebuah wadah organisasi yang tertib dan teratur, demi pelayanan bersama baik di bidang kerohanian, jasmani, maupun sosial,” ujar Vanny.
Menatap periode kedua kepemimpinannya, Vanny menegaskan arah gerak organisasi yang berfokus pada peningkatan kualitas perempuan, kesetaraan gender, serta kemitraan strategis dengan pemerintah daerah.
PWKI akan mengambil peran aktif dalam penanganan isu-isu sosial, kesehatan ibu dan anak, hingga penguatan ekonomi keluarga.
Guna mengeksekusi berbagai program kerja tersebut, PWKI Sulteng mengusung struktur organisasi berbasis keahlian. Berbagai bidang spesifik telah dibentuk—mulai dari Hukum & HAM, Lingkungan Hidup, Ekonomi, Komunikasi & Digitalisasi, hingga Kerohanian dengan melibatkan jaringan perempuan profesional dari berbagai latar belakang, seperti akademisi, praktisi hukum, hingga purnawirawan kepolisian (Polwan).
Atas pencapaian yang telah diukir sejauh ini, Vanny juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus periode 2020–2025 yang telah menyelesaikan masa baktinya.
Ketua Panitia, Roosye Evitini Soriton SH, mengucapkan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan dengan baik.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh jajaran tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Ketua FKUB Sulteng Prof. K.H. Zainal Abidin, Ketua BKOW Sulteng Hj. Derry Djanggola, serta Kabid Bimas Kristen Kanwil Kemenag Sulteng Martinus E. Banggili.
Sinergi positif pun langsung menyambut kepengurusan baru ini. Ketua FKUB Sulteng, Prof. Zainal Abidin, menegaskan kesiapan pihaknya untuk merangkul PWKI dalam menyuarakan pesan-pesan perdamaian di daerah.
”Kita ingin bekerja sama dengan semua pihak, termasuk PWKI,” tutur Prof. Zainal. (*)











