Palu

Imigrasi Palu Pastikan Fasilitas Siap Sambut Penerbangan Perdana Internasional

×

Imigrasi Palu Pastikan Fasilitas Siap Sambut Penerbangan Perdana Internasional

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA - Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, foto bersama Inspektur Wilayah III Itjen Imigrasi, Hendro Tri Prasetyo, dan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto, usai memberi keterangan di Palu, Kami, 6/8/2026. FOTO: NARATORIA

PALU – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah bersama Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung peresmian penerbangan perdana rute internasional di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (6/8/2026) malam.

​Penerbangan perdana melayani rute Palu–Guangzhou (PP) ini dinilai menjadi momentum strategis bagi percepatan ekonomi daerah. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, memastikan seluruh sarana prasarana penunjang pemeriksaan keimigrasian di bandara telah rampung dan siap digunakan.

“Kesiapan alat sudah 100 persen sejak seminggu lalu. Mulai dari sistem kedatangan hingga pembayaran Visa on Arrival (VoA) via Bank BRI sudah berjalan lancar. SDM petugas juga sudah disiagakan dengan panduan dari Direktorat TPI dan Direktorat Sistik,” jelas Akmal di Palu, Kamis, 6/8/2026.

Akmal menambahkan, pengawasan lalu lintas orang asing tidak hanya dilakukan oleh Imigrasi, tetapi juga melibatkan kolaborasi tim gabungan TNI, Polri, dan Kesbangpol melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Tengah.

Inspektur Wilayah III Itjen Imigrasi, Hendro Tri Prasetyo, S.H., mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya kepada Pemerintah Daerah atas terwujudnya status bandara internasional tersebut.

​”Imigrasi bersama unsur Customs, Immigration, Quarantine (CIQ) menjadi ujung tombak pelayanan internasional. Fungsi kami adalah sebagai filter negara untuk menyaring kedatangan orang asing agar hanya mereka yang memberikan manfaat bagi bangsa yang dapat masuk,” tegas Hendro.

Dukungan senada disampaikan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto. Ia menilai pembukaan rute internasional ini akan membawa dampak ganda (multiplier effect) bagi perekonomian masyarakat di seluruh Sulawesi Tengah.

“Kami sangat mendukung dibukanya gerbang internasional dari Palu ke dunia ini. Ini membuka peluang besar bagi perkembangan ekonomi wilayah. Kami memastikan seluruh petugas bekerja sesuai SOP. Didampingi pelatihan dan pengawasan langsung dari pusat, kami tidak ragu menindak tegas jika ada hal yang tidak sesuai ketentuan,” kata Arief. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *