Pendidikan

Tari Kabeloa Karya Dr Andi Imrah Dewi Tampil di Hadapan Pejabat Kemenkeu RI

×

Tari Kabeloa Karya Dr Andi Imrah Dewi Tampil di Hadapan Pejabat Kemenkeu RI

Sebarkan artikel ini
USAI TAMPIL - Tampak Dr Andi Imrah Dewi foto bersama anak bimbingannya dan tim usai menampilkan Tari Kabeloa di Aula Fakultas Kedokteran Untad Palu, Jumat, 18 Oktober 2024. FOTO : NARATORIA

NARATORIAKabeloa, tarian kebajikan karya Dosen PGSD FKIP Untad, Dr Andi Imrah Dewi S.Pd M.Sn, tampil di hadapan Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Deni Ridwan SE.Ak M.BIT P.hD, dan jajaran.

Taria Kabeloa ditampilkan sebagai sajian pembukaan acara saat kuliah umum di Auditorium Universitas Tadulako (Untad) Palu, Jumat, 18 Oktober 2024.

“Saya merasa senang dan bangga tari Kabeloa kembali mendapat kesempatan.
Alhamdulillah, Ini merupakan suatu penghargaan tari kabeloa bisa tampil di hadapan pejabat pusat,” ucap Dr Andi.

Andi menerangkan tari kabeloa merupakan tarian kebajikan yang terinspirasi dari kehidupan masyarakat Sulawesi Tengah, negeri yang subur membawa kehidupan dan keselamatan pada masyarakatnya serta memberi banyak pelajaran untuk bisa saling menghargai.

Kemudian, menjunjung tinggi adab dan kebiasaan masyarakat setempat, serta adat istiadat yang mengilhami untuk bisa saling membantu dan memberikan kesenangan agar hidup berkecukupan dan saling peduli terhadap sesama.

“Nilai-nilai dalam kebajikan itu bisa menjaga silaturahmi dengan baik,” ucap Andi.

Para penari yang tampil adalah mahasiswa Program Studi PGSD, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yaitu Naila, Aklimayanti, Safitri, Sarwiya, Sri Rahmawati, Fadilah Sahrani, dan Nurbaya.

“Saya berharap karya ini bisa semakin melebar ke kancah nasional dan internasional. Kami juga akan tampil di acara FKIP Art Festival pada 30 Oktober,” tutur Andi.

Tampak penari tampil dengan iringan lagu yang juga ciptaan Dr Andi. Vokalis diisi Raodatul Jannah dengan pemusik Adi Pakande, Bayu, dan Gemaswara. Tim penari tergabung dalam Manajemen Art Indonesia Dance (AID) Kreatif Universitas Tadulako. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *