PALU – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu turut berpartisipasi dalam rapat koordinasi kesiapsiagaan dan penanganan bencana gempa bumi yang melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan di wilayah Sulawesi Tengah.
Rapat tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana gempa bumi, khususnya di Kota Palu dan sekitarnya yang berada pada jalur aktif Sesar Palu-Koro, salah satu sesar aktif utama di Indonesia.
Berdasarkan hasil pembahasan, seluruh peserta rapat sepakat bahwa langkah-langkah mitigasi dan kesiapsiagaan harus dilakukan secara berkelanjutan, baik sebelum maupun sesudah terjadinya bencana.
Upaya tersebut meliputi peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat, penyusunan rencana kontinjensi, pelaksanaan simulasi kebencanaan secara berkala, serta penguatan koordinasi antarinstansi guna meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan.
Dalam situasi tanggap darurat, keberadaan bandara memiliki peran strategis sebagai akses utama untuk pelaksanaan evakuasi korban, mobilisasi personel, distribusi bantuan kemanusiaan, serta dukungan logistik dari berbagai daerah.
Oleh karena itu, kesiapan operasional bandara beserta fasilitas pendukungnya menjadi aspek penting dalam mendukung efektivitas penanganan bencana.
Keikutsertaan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu dalam rapat ini merupakan wujud komitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi terwujudnya respons penanggulangan bencana yang cepat, efektif, dan terpadu. (*)











