Palu

Telkom Bertanggung Jawab Insiden Kabel Provider Jerat Leher Pengendara di Palu

×

Telkom Bertanggung Jawab Insiden Kabel Provider Jerat Leher Pengendara di Palu

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Kantor Telkom Palu [AI]

PALU – PT Telkom Indonesia Palu menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab atas insiden kabel jaringan provider internet yang menjerat leher warga dan terjatuh dari sepeda motor di Jalan Tanggul Selatan, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, pada Senin (10/8/2026).

Pernyataan ini disampaikan setelah tim teknis Telkom Akses turun ke lokasi dan memastikan bahwa kabel yang melintang di badan jalan tersebut merupakan jaringan IndiHome milik PT Telkom.

​Sebagai bentuk iktikad baik dan akuntabilitas perusahaan, pihak Telkom menyatakan akan segera mendatangi kediaman korban untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung serta menyelesaikan persoalan tersebut.

​Perwakilan Telkom Akses, Arie, mengonfirmasi bahwa penelusuran di lapangan telah merampungkan kepemilikan jaringan tersebut.

“Kenapa kabelnya bisa turun hingga mengenai pengendara, mungkin ada mobil box yang lewat dan menabrak kabel tersebut hingga jatuh. Kami sudah menemukan ada kabel yang terpotong dan dibuang di tempat sampah. Memang kabel IndiHome milik Telkom,” jelas Arie.

​Sebelumnya, Manager Share Service & General Support PT Telkom Palu, David Victor, menegaskan komitmennya untuk langsung merespons laporan warga dengan menerjunkan tim guna memastikan ketertiban infrastruktur di area terdampak, mengingat banyaknya jaringan antar-provider yang terpasang paralel.
​Kronologi Insiden di Tanggul Selatan
​Diberitakan, insiden tersebut menimpa Fahry (25) dan keponakannya, Fatir (15), saat perjalanan pulang setelah menjemput Fatir dari SMPN 6 Palu.

​Saat melintas di Jalan Tanggul Selatan, kabel yang menjuntai rendah melilit leher Fahry yang sedang mengendarai sepeda motor. Untuk menghindari jeratan yang makin membahayakan nyawanya, Fahry terlempar dari kendaraan hingga mengalami luka serius di bagian leher dan cedera pada kaki.

Sementara Fatir mengalami luka lecet di bagian dagu. Dimas Pratama, ayah Fatir sekaligus ipar Fahry, menegaskan bahwa kejadian ini merupakan musibah nyata yang membutuhkan perhatian serius dari para penyedia jasa telekomunikasi.

​“Kalau dikatakan tidak ada kejadian di Tanggul Selatan akibat terlilit kabel, saya siap menjadi saksi. Tidak mungkin saya mengaku-ngaku kalau ipar saya menjadi korban jeratan kabel internet. Tidak ada juga orang yang mau celaka,” tegas Dimas, Rabu (12/8/2026).

​Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban meminta Telkom serta operator penyedia jasa internet lainnya seperti XL, Indosat, dan MyRepublic untuk memperketat pengawasan berkala di lapangan.

​Penataan dan pemeliharaan kabel yang melintang di sepanjang jalur publik dinilai vital agar fungsi infrastruktur digital tidak sampai membahayakan keselamatan para pengguna jalan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *