PALU – Pemerintah Kota Palu menggelar pertemuan virtual bersama pihak Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Selasa (09/06/2026), guna membahas tindak lanjut kerja sama antara kedua pihak dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kota Palu.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE, yang mengikuti kegiatan secara daring.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, S.Sos., MM bersama sejumlah pejabat terkait mengikuti pertemuan dari Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kota Palu.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas peluang kolaborasi antara Pemerintah Kota Palu dan ITB dalam mendukung pelaksanaan program-program strategis pemerintah daerah yang telah disusun untuk pembangunan Kota Palu ke depan.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Hadianto menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Palu akan menyerahkan daftar 88 program pemerintah kota kepada pihak ITB untuk dipelajari dan dipetakan sesuai bidang keahlian yang dimiliki perguruan tinggi tersebut.
“Kami akan menyerahkan 88 program Pemerintah Kota Palu. Dari 88 program itu, silakan pihak ITB memetakan ingin masuk di ruang mana saja dan bentuk kerja sama apa yang dibutuhkan terkait pelaksanaan program-program tersebut,” ujar Wali Kota.
Menurut wali kota, langkah tersebut dilakukan agar kerja sama yang terbangun dapat lebih fokus, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi percepatan pembangunan daerah.
“Sehingga kami tinggal menunggu masukan dari ITB mengenai program-program mana saja yang bisa dikerjasamakan. Setelah itu, kami akan membagikan secara lengkap 88 program tersebut agar dapat dikomunikasikan lebih lanjut dan langsung fokus pada bentuk kolaborasi yang akan dijalankan,” tambah wali kota.
Sebagaimana diketahui, 88 program Pemerintah Kota Palu merupakan akumulasi program pembangunan yang telah dirancang sejak periode pertama kepemimpinan Wali Kota Hadianto Rasyid pada tahun 2021–2024 sebanyak 53 program, yang kemudian dilanjutkan pada periode kedua tahun 2025–2030 dengan tambahan 35 program prioritas.
Sebanyak 53 program pada periode pertama mencakup berbagai sektor, antara lain ekonomi, sosial dan kependudukan, infrastruktur, birokrasi dan keuangan, pelayanan dasar yang meliputi pendidikan dan kesehatan, serta lingkungan hidup.
Sementara itu, 35 program pada periode kedua difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia, penguatan ekonomi, pengembangan kota, lingkungan hidup, peningkatan pelayanan dasar, serta tata kelola pemerintahan.
Melalui kerja sama dengan ITB, Pemerintah Kota Palu berharap dapat memperoleh dukungan akademik, kajian ilmiah, inovasi teknologi, serta pendampingan yang dapat memperkuat implementasi berbagai program pembangunan demi mewujudkan Kota Palu mantap berkelanjutan yang akseleratif, inovatif, dan kolaboratif. (*)











