PALU – Kapolda Sulteng, Irjen Pol Rizal Irawan, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memprioritaskan pemberantasan peredaran gelap narkoba di wilayah Sulawesi Tengah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri forum silaturahmi bertajuk “Polisi Kumpul Bersama Masyarakat” yang turut dihadiri Ketua KKJST, Sumarno, di Gedung Kesenian Eko Wandowo Palu, Jl. Kartini, pada Rabu (4/11/2026).
Dalam sambutannya, Kapolda menyoroti bahaya peredaran narkoba yang kini tidak hanya menyasar kota-kota besar, namun sudah merambah hingga ke pedesaan dan merusak berbagai kalangan, mulai dari pekerja hingga anak-anak.
Menurutnya, bahaya narkoba sangat nyata karena dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa.
“Menghancurkan suatu negara di masa sekarang tidak perlu menggunakan peluru atau bom. Cukup dengan merusak generasi mudanya melalui narkoba. Oleh karena itu, sejak awal saya menjabat, perang terhadap narkoba menjadi prioritas utama kami,” tegas Kapolda.
Selain langkah penindakan oleh pihak kepolisian, Kapolda menyoroti pentingnya peran aktif keluarga dan orang tua dalam memberikan benteng perlindungan moral.
Kapolda mengimbau para orang tua agar tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan materi atau formalitas pendidikan semata, tetapi juga lebih dalam memberikan perhatian pada pola pergaulan anak dan nilai-nilai kehidupan.
“Jangan hanya menanyakan nilai atau apakah anak sudah makan. Tanyakan juga dengan siapa mereka bergaul dan bagaimana lingkungan pergaulannya. Rasa sayang kepada anak dan cucu harus diimbangi dengan penanaman nilai-nilai karakter yang kuat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolda menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat adalah sebagai pelayan yang siap mendengarkan serta menampung setiap aspirasi maupun keluhan warga terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolda Sulteng juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergitas bersama TNI dan Polri. (*)











