Palu

Pilu Korban Konflik Jalan Anoa Terobati, Hadianto Bantu Pakai Uang Pribadi

×

Pilu Korban Konflik Jalan Anoa Terobati, Hadianto Bantu Pakai Uang Pribadi

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA - Kepedulian terhadap warga yang menjadi korban dalam konflik antar-kelurahan di Jalan Anoa, Kota Palu, ditunjukkan secara langsung oleh Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, dengan memberikan bantuan, pada Selasa (11/08/2026). FOTO: IST

PALU – Kepedulian terhadap warga yang menjadi korban dalam konflik antar-kelurahan di Jalan Anoa, Kota Palu, ditunjukkan secara langsung oleh Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE.

Secara pribadi, Wali Kota Hadianto memberikan bantuan kepada dua warga yang mengalami kerugian akibat insiden pembakaran yang terjadi dalam konflik tersebut.

Bantuan diserahkan langsung oleh Wali Kota Hadianto pada Selasa (11/08/2026), di Rumah Jabatan Wali Kota Palu.

Bantuan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp12 juta kepada pemilik kios yang terbakar.

Sementara kepada korban lainnya yang sepeda motornya turut terbakar, Wali Kota Hadianto memberikan satu unit sepeda motor baru.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Wali Kota Palu terhadap warga yang terdampak, khususnya mereka yang mengalami kerugian secara langsung akibat peristiwa tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Hadianto juga meminta kepada pemilik kios agar menyusun proposal mengenai berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk kembali menjalankan usahanya.

Proposal tersebut diminta untuk dibawa langsung ke kediaman Wali Kota Palu di Jalan Nuri, sehingga kebutuhan warga dapat ditindaklanjuti melalui jalur pemerintah.

Wali Kota juga mengarahkan agar usulan tersebut dimasukkan melalui Sangu Palu, sehingga dapat menjadi bagian dari proses pendataan dan penanganan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak.

“Buatkan proposal, apa saja yang dibutuhkan untuk bisa dibantu melalui pemerintah. Bawa langsung ke kediaman saya di Jalan Nuri, kemudian masukkan ke Sangu Palu,” ujar Wali Kota Hadianto.

Menurut wali kota, pemerintah tidak boleh tinggal diam ketika masyarakat mengalami musibah dan kehilangan akibat suatu peristiwa.

Penanganan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga memastikan warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan dukungan untuk dapat kembali menjalankan kehidupannya.

Wali Kota Hadianto berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para korban sekaligus menjadi langkah awal bagi mereka untuk kembali bangkit dan memulihkan aktivitas ekonomi.

Wali kota juga menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Konflik antarkelompok maupun antarwilayah tidak boleh kembali terjadi dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat yang tidak bersalah.

Pemerintah Kota Palu, lanjut wali kota, akan terus berupaya memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur terkait guna menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.

Kepedulian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palu untuk hadir bersama masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi musibah dan membutuhkan dukungan untuk kembali bangkit. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *