Pendidikan

Dies Natalis ke-45 Untad: 1.300 Wisudawan Dilepas

×

Dies Natalis ke-45 Untad: 1.300 Wisudawan Dilepas

Sebarkan artikel ini
WISUDA - Sebanyak 1.300 wisudawan dan wisudawati dilepas Rektor Prof. Dr. Ir. Amar, di Auditorium Universitas Tadulako pada Kamis, 13 Agustus 2026. FOTO: IST

PALU – Suasana khidmat menyelimuti Auditorium Universitas Tadulako pada Kamis, 13 Agustus 2026. Momen bersejarah ini istimewa karena penyelenggaraan Wisuda Angkatan ke-137 rangkaian perayaan Dies Natalis ke-45 Universitas Tadulako.
Sebanyak 1.300 wisudawan dan wisudawati dilepas sebagai generasi intelektual yang siap mendedikasikan ilmu pengetahuan demi kemajuan masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.
​Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., memberikan apresiasi kepada seluruh lulusan atas kegigihan dan perjuangan selama menempuh studi.

Penghargaan khusus turut dianugerahkan kepada Krsna Dharma Krinanca dari Program Studi Ilmu Hukum sebagai wisudawan terbaik tingkat universitas dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3,96.

Selain itu, jajaran wisudawan terbaik masing-masing jenjang dan fakultas juga turut diumumkan, di antaranya Nur Lazimatul Hilma Sholehah dari Doktoral Ilmu Ekonomi dengan IPK 3,99, Akbar dari Magister Kesehatan Masyarakat dengan IPK 3,98, Viorentina Giovany Bawiling dari Profesi Apoteker dengan IPK 3,99, Andi Nurhidayah dari Profesi Dokter dengan IPK 3,90.

Umy Masitha dari Kesehatan Masyarakat dengan IPK 3,99, Yahya Rizkiandra Suryatama dari Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,98, Husnul Khatima dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dengan IPK 3,97, Indah Christiani dari Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan dengan IPK 3,93.

Rizka Annisa dari Teknik Informatika dengan IPK 3,93, Adelina Julianti Br. Ketaren dari Kehutanan dengan IPK 3,92, Nur Eva Susilah dari Peternakan dengan IPK 3,90, Tsaniyatul Mufidah dari Agribisnis dengan IPK 3,88, Kevin Jieventius Yanto dari Matematika dengan IPK 3,85.

Astrialestari dari Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik dengan IPK 3,83, I Made Andi Wijaya dari D3 Manajemen Pemasaran dengan IPK 3,72, serta Fahrizal Dwi Syahputra dari Kedokteran dengan IPK 3,23.

Melalui pesan almamaternya, Prof. Amar menekankan bahwa peringatan Dies Natalis ke-45 menjadi momentum refleksi mendalam bagi seluruh civitas akademika untuk terus memperkuat komitmen penataan pendidikan bertaraf tinggi.

Di hadapan ribuan wisudawan dan orang tua pendamping, ia mengingatkan agar momen kelulusan tidak dipandang sekadar sebagai akhir masa kuliah, melainkan gerbang awal dari pengabdian nyata di tengah dunia profesional maupun kemasyarakatan.

“Wisuda adalah pengakuan atas perjuangan, penghargaan atas ketekunan, dan awal dari pengabdian yang lebih besar. Jangan pernah lupa kepada orang yang mendoakanmu ketika namamu belum dikenal oleh siapa pun. Jangan lupa kepada rumah tempat Saudara memulai perjalanan, dan jangan lupa kepada orang tua yang percaya kepada Saudara,” tutur Prof. Amar dalam pesannya.

​Lebih lanjut, Rektor menegaskan pentingnya membawa pulang nilai-nilai substantif dari kampus, alih-alih hanya berfokus pada kelengkapan administratif semata. Beliau mengingatkan bahwa masa perkuliahan adalah pembentukan karakter dan pengalaman yang membentuk kedewasaan berpikir.

“Jangan pulang hanya membawa ijazah. Pulanglah membawa kemampuan, pengalaman, dan karakter yang suatu hari nanti benar-benar bisa mengubah dunia. Pengorbanan orang tua dan perjuangan Saudara terlalu besar jika hasil akhirnya cuma selembar kertas yang diselipkan dalam stopmap,”  tegas Rektor.

​Sejalan dengan semangat Dies Natalis ke-45, Universitas Tadulako terus menanamkan budaya kerja bersatu yang dirangkum dalam nilai KITA, yaitu Kolaboratif, Inovatif, Transformatif, dan Adaptif. Prof. Amar mengimbau para alumni muda agar senantiasa membawa nilai-nilai kebermanfaatan tersebut ke manapun mereka melangkah.

“Tanamlah kebaikan hari ini agar generasi esok menemukan tempat untuk berteduh,” pungkas Prof. Amar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *