PaluRagam

Diharap Ajang Putra Putri Khatulistiwa Lahirkan Generasi Muda Berprestasi

×

Diharap Ajang Putra Putri Khatulistiwa Lahirkan Generasi Muda Berprestasi

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA - Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., menerima audiensi perwakilan Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Kamis (25/06/2026). FOTO: IST

PALU – Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, S.E., M.A.P., menerima audiensi perwakilan Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Kamis (25/06/2026).

Audiensi tersebut berlangsung dalam rangka silaturahmi sekaligus penyampaian rencana pelaksanaan ajang Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah yang akan digelar sebagai wadah pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda di daerah.

Founder Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah, Indra, menjelaskan bahwa ajang tersebut hadir dengan konsep yang berbeda dari kompetisi duta daerah pada umumnya.

Selain mengangkat potensi wisata dan budaya, kegiatan ini juga berfokus pada penguatan kapasitas pemuda di bidang sosial, pendidikan, dan lingkungan.

Menurut Indra, Putra Putri Khatulistiwa diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang baik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Ajang ini kami hadirkan sebagai ruang bagi anak-anak muda untuk mengembangkan diri sekaligus berkontribusi dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan lingkungan. Kami ingin para peserta memiliki kualitas diri yang semakin baik, baik dari sisi keterampilan maupun wawasan,” jelas Indra.

Lebih lanjut, Indra menyampaikan bahwa Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah diharapkan mampu membangun sinergi dengan berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan di Kota Palu.

Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat.

Selain itu, penyelenggara juga menaruh perhatian terhadap sejumlah persoalan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Karena itu, para finalis nantinya diharapkan dapat berperan sebagai agen edukasi yang mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya.

Ajang Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah sendiri menjadi yang pertama menggunakan identitas “Khatulistiwa” di Sulawesi Tengah.

Nama tersebut dipilih karena Kota Palu dikenal sebagai Mutiara Khatulistiwa, sehingga dinilai memiliki nilai historis dan kebanggaan tersendiri bagi daerah.

Pendaftaran peserta direncanakan akan dibuka pada Juli 2026 dengan rentang usia peserta 15 hingga 25 tahun. Sementara malam grand final dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Wali Kota Palu menyambut baik kehadiran ajang Putra Putri Khatulistiwa Sulawesi Tengah.

Pemerintah Kota Palu menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat peran mereka dalam pembangunan daerah.

Melalui dukungan yang diberikan, diharapkan ajang ini mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi, sehingga dapat menjadi mitra pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan pemuda. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *