HeadlinePendidikan

Ukir Sejarah, Untad Pecahkan Rekor MURI

×

Ukir Sejarah, Untad Pecahkan Rekor MURI

Sebarkan artikel ini
REKOR MURI - Universitas Tadulako (Untad) memecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori "Terapi Pijat Olahraga oleh Terapis Terbanyak" di Lapangan Tenis PELTI Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Palu, Sabtu, (12/9/2026). FOTO: NARATORIA

PALU – Universitas Tadulako (Untad) kembali mengukir sejarah membanggakan tingkat nasional. Kali ini, Untad berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori “Terapi Pijat Olahraga oleh Terapis Terbanyak”.

Pemecahan Rekor MURI ini bagian dari Open Turnamen Tenis Rektor Untad Cup III 2026, yang masih merupakan rangkaian Dies Natatalis ke-45 Untad, berlangsung di Lapangan Tenis PELTI Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Palu, Sabtu, (12/9/2026).

Aksi pemecahan rekor melibatkan terapis sebanyak 250 orang dari kalangan mahasiswa PJKR FKIP Untad, yang disaksikan langsung oleh pihak MURI dan Ketua Umum PELTI Pusat, Nurdin Halid. MURI mencatat ini menjadi rekor pertama dalam kategori terapi pijat olahraga oleh terapis terbanyak di Indonesia.

​Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian bersejarah ini. Menurutnya, momen ini menjadi bukti nyata kontribusi dan prestasi civitas akademika Untad di bidang keolahragaan.

Syukur alhamdulillah, ini merupakan hari yang bersejarah dan membanggakan bagi Universitas Tadulako, di mana seluruh adik-adik mahasiswa kita telah berpartisipasi bersama-sama untuk melakukan pemecahan rekor MURI untuk Sport Massage Therapists yang pertama di Indonesia dengan jumlah 250 orang,” ujar Prof. Amar.

“Ini membuktikan bahwa Universitas Tadulako juga sudah melanglang buana di dunia prestasi, khususnya bidang keolahragaan,” tambahnya.

Rektor mengharapkan capaian ini tidak berhenti begitu saja, tetapi terus menjadi dorongan bagi Untad untuk membenah dan meningkatkan kualitas serta inovasi dalam rangka pengembangan institusi ke depan.

“Ini merupakan hadiah ulang tahun Universitas Tadulako yang ke-45,” pungkas Prof Amar.

​Pada kesempatan yang sama, Lutfi Syah Pradana, selaku Customer Relations Manager MURI, menyampaikan pihaknya secara resmi mengesahkan pencatatan rekor baru tersebut.

“Hari ini MURI secara resmi mengukuhkan pencatatan rekor baru di bidang praktik pijat olahraga oleh terapis terbanyak di Indonesia, yaitu sebanyak 250 terapis yang melakukan praktik sport massage secara bersama-sama,” ungkap Lutfi.

“Dari MURI tentunya sangat mengapresiasi. Dalam dunia olahraga modern, sport massage ini memegang peranan yang sangat penting, tidak hanya bagi atlet tetapi juga bagi masyarakat umum. Mengingat olahraga saat ini sedang digandrungi, risiko cedera dan kebutuhan pemulihan sangat tinggi, sehingga keberadaan terapis sport massage ini sangat dibutuhkan,” jelasnya.

​Pencatatan rekor MURI ini ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan resmi MURI ke Universitas Tadulako yang diterima oleh Rektor Prof Amar disaksikan peserta pemecahan rekor dan pimpinan universitas serta fakultas lingkup Untad. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *