PARIMO – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu kembali melaksanakan inovasi layanan keimigrasian bertajuk Lalampa (Layanan Langsung Menjangkau Pelosok Desa) di wilayah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).
Program ini dihadirkan untuk memberikan pelayanan yang lebih dekat, mudah, dan inklusif bagi masyarakat. Lalampa merupakan sistem jemput bola untuk pengurusan paspor secara kolektif yang dikhususkan bagi warga yang tinggal jauh dari Kota Palu.
Lewat program ini, pemohon tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kantor imigrasi, melainkan cukup mendatangi lokasi yang telah ditentukan di daerah mereka.
Dalam pelaksanaannya, petugas imigrasi memberikan pelayanan lengkap di lokasi, meliputi: Pemeriksaan dokumen persyaratan, verifikasi data pemohon, pengambilan data biometrik (foto dan sidik jari), dan wawancara permohonan paspor.
Kehadiran layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat menghemat waktu dan biaya perjalanan, sekaligus mempermudah akses terhadap birokrasi keimigrasian.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menegaskan bahwa Lalampa merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan responsif.
“Kami memahami bahwa tidak semua masyarakat memiliki kemudahan akses untuk datang langsung ke Kota Palu. Oleh karena itu, melalui Lalampa kami hadir langsung di daerah untuk memastikan pelayanan paspor dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok,” ujar Akmal.
Melalui keberlanjutan program ini, Kantor Imigrasi Palu berharap pelayanan keimigrasian dapat semakin inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala jarak. (*)











